ISTERI  MANOAH

 (Hakim-hakim 13)

 

Pendahuluan.

Wanita selalu diperlakukan sebagai warga negara kelas dua, kurang dihargai. Dalam lingkungan social wanita selalu digaji lebih rendah dari laki-laki dengan pekerjaan yang sama. Tetapi dalam pelajaran ini kita belajar, bahwa Tuhan menghargai seorang wanita sama dengan laki-laki. Yesus sendiri berusaha mengangkat derajat wanita dengan menyebut kata-kata wanita sebanyak 44 kali dikitab Matius dan Markus, dan 43 kali dikitab Lukas.

 

Pembacaan dari kitab Hakim-hakim 13: 2- 24, bisa dibagi dalam 3 bagian penting:

 

       I.      Pertemuan Malaikat Tuhan Dengan Nyonya Manoah (ayat 2- 7)

Allah membuat sesuatu yang mengejutkan dalam keluarga Manoah, dengan menampakkan malaikat Tuhan kepada isteri Manoah. Didalam ayat 22, Manoah sendiri mengakui, bahwa dia sudah melihat Allah. Jadi yang menampakkan diri ialah Allah sendiri.

Allah menghargai isteri Manoah sebagai seorang wanita, dan kita juga belajar, dalam hidup mengikuti Allah dan mengenal Allah, kita harus siap untuk menghadapi kejutan dari Allah, karena Allah kita penuh dengan perbuatan yang mengejutkan.

Contoh:

Dalam hal ekonomi orang tua, pertobatan orang tua, perubahan suami atau anak, kesembuhan, kesatuan orang tua.

Dalam kejutan menghadapi malaikat Tuhan, nyonya Manoah mendengarkan perintah Tuhan dengan baik dan menyimpannya dalam hati, lalu memberitahukan kepada suaminya Manoah.

 

    II.      Sikap Manoah terhadap isterinya (ayat 8 -14).

Mendengarkan perkataan isterinya, Manoah lalu berdoa dan memohon supaya malaikat Tuhan datang sekali lagi dan mengajarkan kepada mereka bagaimana cara membesarkan anak itu. Manoah tidak percaya dengan perkataan isterinya, karena itu ia berdoa supaya Tuhan berbicara padanya. Manoah seorang laki-laki yang merasa benar sendiri, dia memandang isterinya kurang mampu, tidak bisa diandalkan, bahkan meremehkan isterinya. Dia berdoa, dengan sikap seolah-olah perkara ini cukup penting, karena itu perlu untuk Tuhan berbicara langsung kepadanya.

 

Tetapi Tuhan kita luar biasa dan kasih anugerahNya sangat besar, Tuhan menjawab doa Manoah sebagai kepala rumah tangga, untuk kunjungan malaikat yang kedua kali.

Tetapi, perhatikan,  malaikat Tuhan tidak datang kepada Manoah seperti yang diinginkannya, melainkan kepada isterinya juga.

 

Apakah Manoah menjadi pemimpin lelaki yang alkitabiah dalam pernikahan ini? Tentu, jawabnya tidak sama sekali!

Manoah adalah lambang orang Kristen masa kini yang sangat memperhatikan ketaatan lahiriah, menggambarkan orang yang merasa dirinya penting, dan merasa tanpa dia sesuatunya tidak akan berjalan dengan baik.

 

Suami isteri , dengan perbedaan yang ada Tuhan ciptakan untuk menjadi team yang serasi, yang saling melengkapi dalam mengerjakan rencana Tuhan dalam hidup mereka. Tetapi iblis merusaknya, sehingga masalah selalu timbul, dimana suami-isteri bekerja sama dalam suatu team (Adam dan Hawa) sesuai rencana Tuhan.

Suami-steri dengan mudah menjadi team untuk hal yang jelek atu negatif (misalnya, saling mendukung dalam memfitnah orang, menjelekkan gereja atau orang, Ananias dan Safira).

Contoh:

Suami yang kesal denga orang gereja atau partner dagang dan menjelekkannya, maka sebagai seorang isteri yang mengenal firman, tidak mendukung, tetapi mensehati suami untuk mengampuni, dalam hal-hal tertentu walaupun suami mengatakan suara dari Tuhan, isteri tetap harus menyesuaikan dengan kebenaran Alkitab, jangan asal percaya dan mendukung.

Suami atau isteri harus masing-masing mengenal firman supaya saling menasehati.

 

Dengan bekerja sebagai suatu team, suami-isteri bisa saling mendorong dan mendukung untuk mengembangkan potensi masing-masing.

Contoh:

·        William dan Catharine Booth bekerja sama dalam berkotbah.

           

 III.      Sikap Manoah Menghadapi Kejutan Dari Tuhan (ayat 19- 23)

Ternyata yang mengunjungi nyonya Manoah untuk pertama dan kedua kalinya adalah Tuhan sendiriMengetahui hal ini Manoah sangat ketakutan dan panik.

Manoah yang kelihatan rohani, dengan memperhatikan ketaatan jasmani untuk memelihara anaknya, ternyata melalui kejadian ini bisa diketahui, bahwa kepercayaannya atau hubungannya dengan Tuhan sangat dangkal. Ketaatan berdasarkan rasa takut, bukan karena persekutuan yang berdasarkan iman. Demikianlah orang Kristen yang panik dan takut dalam menghadapi kejutan.

 

Hubungan Manoah dengan Tuhan yang tidak erat, mengakibatkan Manoah tidak bisa menjadi seorang pemimpin rohani bagi isterinya.

Untuk menjadi seorang pemimpin rohani, laki-laki harus mempunyai hubungan atau persekutuan yang erat dengan Tuhan. Laki-laki selalu ingin menunjukkan ke pemimpinannya dengan berbuat kasar terhadap isteri, dengan mengkontrol isterinya atau dengan keberhasilan dalam usahanya. 

Otoritas kepemimpinan hanya bisa didapat dari hubungan kita dengan Tuhan atau urapan Tuhan. Kepemimpinan Adam Tuhan berikan sebelum kejatuhanNya.

Contoh:

           

 

Dari perikop ini kita belajar mengenai 3- karakter nyonya Manoah, seorang wanita yang saleh:

 

  1. Seorang Wanita Yang Taat dan Cinta Kepada Tuhan

Nyonya Manoah tidak disebutkan namanya dalam Alkitab, hanya disebut sebagai isteri Manoah, tetapi dia mempunyai karakter yang patut d contoh.

Isteri Manoah seorang wanita yang mandul, seperti Ribka dan Hanna, Alkitab tidak menulis bahwa isteri Manoah suka berdoa, tetapi yang jelas malaikat Tuhan mengunjunginya dan mengabulkan keinginannya untuk mempunyai anak.

Walaupun ada rasa takut dalam menghadapi kunjungan Malaikat, isteri Manoah mendengarkan perintahNya dengan baik dan melaporkannya kepada suaminya.

 

Menjawab doa Manoah untuk kunjungan Malaikat yang kedua kali, Tuhan menampakkan diri kepada isteri Manoah lagi. Tuhan memilih mengunjungi isteri Manoah karena Dia tahu bahwa isteri Manoah seorang wanita yang bisa mentaati perintah.

 

Ketika suaminya ketakutan karena telah melihat Allah, isterinya menenangkannya

Dengan berkata bahwa ‘…seandainya Tuhan hendak membunuh mereka, tentu Tuhan tidak menerima korban bakaran mereka…’ . Perkataan ini adalah perkataan seorang yang sungguh mengenal Allah.

Isteri Manoah seorang wanita yang dewasa rohani. Dia menghadapi kejutan dengan reaksi emosi yang tenang.

 

Contoh:

 

  1. Seorang Wanita Yang Setia Dan Tunduk Kepada Suami

Dia memberitahukan suaminya tentang apa yang diperintahkan malaikat Tuhan. Sesudah suaminya diberitahu, suaminya merasa ragu-ragu dan tidak percaya kepadanya, bahkan pada kunjungan kedua, dia membawa suaminya untuk menghadap Malaikat Tuhan. Isteri Manoah tidak tersinggung atau terganggu dengan sikap Manoah sebagai seorang suami dan pemimpin.

Isteri Manoah tidak menyimpan kepahitan, atau mengasihi diri berlebihan (self-pity), dan tidak menggerutu atas tindakan suaminya.

Dia seorang wanita yang kudus, karena karakternya yang sabar dan selalu mau

berbuat baik kepada suaminya (Amsal 31:12).

 

Walaupun suaminya sering meremehkannya, dia bisa memberi dukungan emosional dan menguatkan suaminya, saat suaminya mengalami krisis.

Karena itu Tuhan sangat menghargai wanita ini.

 

1 Petrus 3: 5:  ’…….perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada   Allah, mereka tunduk kepada suaminya’.

 

Akibat dosa, laki-laki suka meremehkan istrinya atau sebaliknya isteri menguasai suaminya (femininism, new age; oleh Sherly Mc Laine).

Contoh:

·        Isteri yang selalu mengomeli suaminya sampai suaminya merasa lebih cocok dengan sekretarisnya (Edwin Cole).

·        Lelucon Gus Dur.

 

Tuhan sangat memperhatikan penundukan diri (submission) terhadap otoritas:

·        Anak mengormati orang tuanya (Efesus 6:1- 3).

·        Isteri mentaati  suami (Efesus 5: 22).

·        Rakyat mentaati pemerintah (Roma 13: 4, 6).

·        Jemaat mentaati pemimpin rohani (Ibrani 13: 17).

·        Pekerja mentaati majikan atau atasan (Kolose 3: 22- 24).

Contoh:

·        Merilyn Phillips, taat kepada Tuhan tidak menceraikan suaminya.

·        Dalam soal perpuluhan, kalau suami atau isteri tidak setuju, maka harus mengalah jangan dipaksakan.

 

  1. Seorang Ibu Yang Bijaksana

Isteri Manoah melakukan perintah Allah dalam mendidik dan membesarkan Simson. Dia sebagai seorang ibu, sehati dengan suaminya dalam melarang Simson memilih perempuan Filistin.

Kegagalan Simson disebabkan oleh, selain keputusan Simson sendiri, juga Manoah yang kurang tegas dalam mendidik anaknya. Manoah seharusnya melarang Simson dan mendidik Simson.

Bapa-bapa banyak yang tidak mau tahu dengan pendidikan anak.

Contoh:

·        Diselidiki dari keturunan Sarah Edwards yang cinta Tuhan dan Ida Take, seorang pemabuk.

 

Konklusi: