Apa Yang Anda Dapat Lakukan Untuk Gereja Anda?

 

Perndahuluan.

Setiap orang Kristen sejati tidak hanya mencintai Tuhan dengan segenap hati, tetapi juga mencintai gereja dimana ia berbakti dan mendapat makanan rohani setiap Minggu. Salah satu misi Tuhan Yesus datang ke dalam dunia ini selain untuk menebus kesalahan/ dosa kita, Dia juga membangun gerejaNya (Mat. 16: 18).

Oleh sebab itu, kita semua sebagai umatNya di tuntut oleh Tuhan untuk berperan serta membangun gereja Tuhan. Nah,  bagaimana caranya anda dapat membangun gereja Tuhan?

Tentunya ada tujuh cara untuk membangun gereja Tuhan.

 

I.                   Beribadahlah setiap Minggu dengan setia

Ibrani 10: 25, mengatakan supaya kita  tidak menjauhkan diri kita dari pertemuan-pertemuan ibadah kita.

Allah memberikan satu hari untuk beristirahat (Sabatical)!

·        Burung tidak dapat di pisahkan dengan udara

·        Ikan tidak dapat dipisahkan dengan air,

·        Manusia tidak dapat dipisahkan dengan oksigen,

·        Orang Kristen tidak dapat dipisahkan dengan ibadah

Baca: Keluaran 23: 25 (‘harus’), Mazmur 122: 1 (‘Bersukacita’)

Manfaat ibadah (1Timotius 4: 8) mencakup dua wilayah:

Hidup yang sekarang dan hidup yang akan datang.

 

II.                Pakailah talenta anda untuk membangun gereja anda

Matius 25: 14- 30, menjelaskan pengajaran tentang talenta. Setiap orang mempunyai talenta yang diberikan Tuhan kepadanya. Oleh karena itu, janganlah ada seperti orang yang diberikan satu talenta lalu memendamnya di dalam tanah. Biarlah tiap talenta yang ada boleh digunakan untuk kemuliaan Tuhan Yesus!

 

 

 

III.             Berdoalah untuk pelayan-pelayan Tuhan di gereja anda

Gembala sidang dan para pelayan-pelayan Tuhan lainnya acap kali di tuding-tuding orang. Kalau ada apa-apa yang dirasakan kurang pas, mereka ini selalu jadi sasaran kritik. Boleh dikatakan sedikit sekali warga jemaat yang mau berdoa bagi mereka.

Baca Kolose 4: 3 & Ibrani 13: 7 !

 

 

IV.              Kuatkan, teguhkan dan tolong yang lemah dan mulai mundur dari gereja.

Galatia 6:2, menganjurkan supaya jemaat saling tolong menolong dalam menanggung beban. Hendaklah anggota jemaat jangan pasif saja, tetapi marilah kita saling memperhatikan kebutuhan dan kerohanian satu dengan yang lain.

 

 

V.                 Dukunglah semua program- program gereja anda dengan semangat yang tinggi

Jemaat  yang sudah dewasa tidak lagi menuntut: Apa yang gereja bisa perbuat bagi saya. Tetapi justru sebaliknya, mereka selalu berkata: Apa yang bisa saya berikan supaya gereja saya dapat bertumbuh maju? Anda bisa mendukung tiap program gereja anda dengan semangat yang bernyala-nyala. Dukungan secara moril dan materiil dari seluruh jemaat sangat membawa dampak yang positif bagi sebuah gereja.

Baca 1Korintus 15: 58 !

JF. Kennedy dalam pidato Negara, tahun 1963.

 

VI.              Bicarakanlah hal-hal yang baik dari gereja anda

Manusia, karena dosa, cenderung untuk membicarakan hal-hal yang tidak baik. Ingatlah bahwa anda dan juga gereja anda masih berada di planet bumi. Jadi selama kita masih di planet bumi ini, kita belum bisa menuntut kesempurnaan. Semua pasti ada kekurangannya. Setiap gereja, masing-masing ada kekurangan dan kelemahannya. Jadi janganlah anda selalu bicarakan kekurangan dari gereja anda, melainkan lihatlah selalu pada kelebihannya.

Baca Filipi 4: 8 !

 

VII.           Ajaklah teman-teman yang belum mengenal Kristus untuk berbakti

Gereja adalah tempat orang berdosa. Gereja harus menjangkau mereka yang belum mengenal kasih Tuhan. Oleh sebab itu, usahakanlah untuk berteman dengan mereka yang belum percaya, dan ajaklah mereka untuk berbakti supaya mereka boleh mengenal kasih Tuhan.

Baca Matius 28:19-20!

 

Konklusi:

IPC Mission Statement, “To help young people (youth, young couples) finding their life principles, which is to come through personal relationship with God through programs designed to develop spirit, mind and body”

 

To help young people (youth, young couples) finding their life principles.

Through programs designed to develop spirit, mind and body

Through personal relationship with God