Harta milik yang tercuri
Pendahuluan.
Pelukis besar Leonardo da Vinci terkenal sangat selektif dalam mencari orang untuk dijadikan model. Ketika ia melukis perjamuan malam Tuhan Yesus dengan kedua belas muridnya, dengan susah payah dia mencari dan menemukan orang sebagai model Yesus. Tetapi ketika ia ingin melukis Yudas Iskariot, da Vinci merasa lebih susah lagi menemukan orang yang mempunyai perangai seperti Yudas, licik, serakah.
Da vinci kepenjara, kelorong yang gelap dijalan – jalan, tidak menemukan modelnya, setelah 3 tahun baru dia menemukan seseorang yang dia rasa cocok.
Orang tersebut sedang duduk dekat selokan, sambil memegang sebuah botol kosong, wajahnya kotor dan pandangan matanya kosong. Da vinci menawarkan pembayaran yang menarik, lalu membawa orang ini ke studionya. Tetapi orang tersebut tiba - tiba menangis dan berkata : “Tuan tidak ingat aku lagi, 3 tahun yang lalu aku duduk dikursi ini untuk menjadi model Kristus, sekarang aku menjadi model penghianat.”
Seperti kata filosof Heraklatus, ‘segala sesuatu mengalir tidak ada yang tetap’; demikian dengan kehidupan kita, ‘mengalir terus’, tidak ada yang tetap. Kita mengalami perubahan demi perubahan dalam kehidupan kita.
Perubahan bisa berarti kearah yang baik atau kearah yang lebih buruk.
Paulus menulis di Roma 12:2 :’…..berubahlah oleh pembaharuan budimu…….’Berubah dalam ayat ini Paulus menggunakan kata meta-morphoomai, yang berarti meta morfosis, istilah biologi, yaitu perubahan wujud dari ulat, kepompong dan menjadi kupu – kupu.
Perubahan yang dimaksud Paulus yaitu perbahan kearah yang lebih baik, lebih indah atau lebih tinggi, dari batu menjadi menjadi permata.
Dalam kehidupan ini, kita sering melihat perubahan yang sebaliknya terjadi, ada orang yang tadinya semangat, aktif, tetapi tiba – tiba tidak kedengaran tentang kegiatannya, bahkan menghilang dari peredaran.
Dalam kehidupan sehari –hari, kita sudah biasa mendengar kata – kata mencuri, merampok, di Indonesia hal ini sudah menjadi bagian dari kehidupan. Beberapa tahun yang lalu saya pergi ke Mangga dua, lalu saya merasa didesak oleh segerombolan wanita, ketika saya mau membayar sesuatu mencari dompet, baru saya sadari dompetnya sudah hilang dicuri.
Kita mungkin lebih memperhatikan pencurian secara jasmani, tetapi didalam Alkitab Yesus berkata,’Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan………’ (Yoh. 10: 10).
Iblis tidak tertarik dengan mobil, rumah, baju kita, ataupun uang dan tabungan kita, karena iblis adalah roh, dia tertarik dengan hal – hal yang rohani, yaitu harta rohani yang sangat berharga dihadapan Tuhan dan mempunyai nilai kekal.
Karena itu, apabila orang pergi ke dukun – dukun, si Iblis tidak keberatan memberi harta, kekuasaan atau kenamaan.
Empat harta milik yang Tuhan berikan dan Iblis sangat tertarik dan berusaha mencurinya:
1. Kasih mula – mula
Dikitab Wahyu 2 : 2- 5; Tuhan berkata kepada jemaat di Efesus, Aku tahu segala pekerjaanmu, baik jerih payahmu maupun ketekunanmu……… dan engkau tidak mengenal lelah, namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula………’..
Tuhan mencela jemaat di Efesus, karena mereka kehilangan semangat, suka cita, kasih akan sesama dan penginjilan.
Pada saat kita menerima Yesus sebagai juru selamat pribadi, kita rasakan betapa besar kasih Tuhan dalam hidup kita, apapun yang kita kerjakan rasanya tidak cukup untuk membalas kasihNya.
Contoh:
- Kami mengalami jamahan Tuhan pertama kali ketika sebagai mahasiswa, kami menjadi radikal, bahkan berani mengorbankan uang.
- Ivone, estate agent, mengatakan bahwa dulu ketika dia masih mahasiswa, dia ikut dan aktif di student for Christ, tetapi setelah dia tua, dia merasa itu tidak perlu lagi.
Sering sekali kasih semula menjadi berkurang dan hilang dengan berjalannya waktu, karena pencuri sangat tertarik dengan kasih semula itu. Kasih semula itu yang membuat kita bergairah, semangat, mau berkorban dan tenaga dengan tidak kenal lelah.
Dalam 2 Korintus 3 : 18; rasul Paulus menulis bahwa “kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya dalam kemuliaan yang semakin besar” (…….transformed into His likeness with ever increasing glory….).
2. Panggilan Tuhan untuk kita atau talenta kita
Mungkin 8 tahun, 5 tahun, atau 10 bulan yang lalu anda merasa ada gejolak dalam hati yang mendorong untuk anda melakukan apa yang Tuhan kehendaki atau rencanakan dalam hidup anda. Anda merasa Tuhan ingin anda menyanyi, menjadi pendoa, mengunjungi orang sakit, atau mengajar anak – anak sekolah minggu, bahkan anda mempunyai hati untuk menjadi misionari. Tetapi kemudian anda kecewa, terjadi sesuatu yang tidak anda sukai digereja, anda mencoba sekali, dua kali, lalu ada orang yang mengkritik anda, membuat anda merasa tertolak, anda sibuk dengan pekerjaan, dengan rumah tangga, sehingga panggilan anda menjadi tidak nyata lagi, dan impian anda segera hilang.
Kemana perginya impian kita, sesuatu yang sangat berharga, yang Tuhan berikan dalam hidup kita telah tercuri sepanjang perjalanan hidup.
Iblis selalu berusaha mencuri dari diri kita, sesuatu yang Tuhan pakai untuk memberkati kita. Iblis menggantikan ketaatan dengan pembrontakan, melalui kesombongan, iri hati, kemarahan.
Sesudah Iblis berhasil mencuri panggilan kita, buah Roh akan menjauh dari kita, dan kita menjadi sibuk dengan urusan kita selama 24 jam.
Contoh:
- Saul panggilannya tercuri karena sombong, hidupnya menjadi gelisah dan cemburu.
- Baru – baru ini majalah Charisma ada hamba Tuhan suami isteri yang ketahuan menipu bank, mereka meminjam bank sejumlah uang yang cukup besar dari bank dengan alasan untuk gereja, alias untuk kepentingan pribadi
Banyak hamba Tuhan yang kehilangan panggilan karena sex, harta atau karena nama atau kekuasaan.
3. Pernikahan (rumah tangga)
George Barna mengadakan penyelidikan dan berkata bahwa angka perceraian sama tingginya diantara orang yang tidak kegereja dengan orang yang kegereja.
Mengapa orang Kristen mengalami perceraian? Apakah seharusnya mereka tidak menikah, atau karena mereka berlatar belakang dari keluarga yang kurang baik, atau karena kurang adanya contoh yang baik?
Alkitab mengatakan pencuri itu datang untuk mencuri….., nah, salah satu target Iblis adalah pernikahan.
Beberapa bulan yang lalu ketika saya ikut seminar di Canberra, saya melihat ada selebaran yang berisi kesaksian seorang ibu, yang bercerai karena suami menyeleweng, tetapi suatu saat dia diingatkan bahwa bukan suaminya yang harus dia musuhi, tetapi karena peperangan antara kerajaan terang dan kerajaan gelap.
Setelah dia mengerti kebenaran ini, dia berdoa dan memerangi kerajaan gelap yang bukan darah dan daging, sampai suatu hari suaminya bertobat dan kembali.
Kita tidak bisa menyangkali kenyataan bahwa sering sekali Iblis berusaha mencuri pernikahan kita, dengan menimbulkan berbagai masalah, seperti masalah keuangan, masalah pekerjaan, masalah anak, masa lalu yang tidak diselesaikan yang diingat selalu setiap kali apabila terjadi konflik.
Lalu dengan anak – anak kita, ketika masih kecil kita berkata Tuhan aku serahkan anak ini untukMu, tetapi setelah besar anak – anak kita hidup jauh dari Tuhan.
Contoh:
· Ray dan Lyndi Mc Cauley, hamba Tuhan di Johanesburg Afrika selatan, bercerai setelah menikah 24 tahun dan jemaatnya 24000.
· Seseorang yang masalah tidak pernah diselesaikan dari muda, bercerai setelah menikah kira – kira 20 tahun, dan anaknya menjadi homo karena kecewa dengan orang tua.
4. Tujuan hidup
Tujuan hidup ini Tuhan berikan untuk sesuatu yang kekal, tetapi Iblis mencurinya, sehingga ada orang – orang yang pandangannya menjadi kosong, melewati hari demi hari tanpa tahu untuk apa mereka hidup. Sewaktu tidur mereka melihat kelangit – langit dengan bertanya – tanya untuk apa aku sebenarnya dilahirkan, hidup sangat membosankan, harus belajar, bekerja, mencari uang, lalu kawin, punya anak dan mati,
Orang – orang yang demikian akhirnya lari ke drug, alkohol, karena tidak tahu untuk apa dia hidup.
Contoh:
- Contessa Adams, seorang Dominica dari Caribian Island yang dari kecil sudah dipersembahkan kepada Iblis melalui agama Voodoo yang dianut oleh ibu dan sanak keluarganya. Makanan kesukaan Adams ialah pudding hitam yaitu puding dengan darah binatang. Pada umur 26 tahun dia diperkosa oleh teman lakinya, sehingga hamil dan melahirkan seorang gadis, saat itu dia pindah ke England.
Ketika dia mengalami masalah dengan teman lakinya, dia dikunjungi oleh seorang yang besar, yang dia sebut prince menjadi body guard, prince ini pernah mengunjungi dia dua kali, tetapi orang besar ini suka mengadakan hubungan sex dengan dia, ketika bangun dia menemukan luka - luka pada badannya. Buat Adams sakit itu sudah biasanya dan wajar dan dia terima itu sebagai upah yang semestinya.
Adams pindah ke Amerika, dia menjadi stripper yang terkenal karena Sex yang ia tawarkan. Sampai suatu hari, setelah dia menikah 3 kali dan cerai, dia mencari korban seorang laki – laki dibawa kehotel, tetapi laki ini tidak tertarik dengan sex melainkan menawarkan Yesus, lalu mengundang Contessa kerumah dan dia dilayani oleh ibunya, seorang isteri pendeta Baptis, sampai akhirnya Contessa bertobat dan menikah dengan laki itu. Iblis mencuri tujuan hidup seseorang sehingga kehidupan orang tersebut tidak dapat memuliakan Tuhan.
Konklusi:
Steve Austin yang menjadi peran utama film ‘The Six Million dollar Man’. Film ini dimulai ketika pesawat antariksa Steve meledak dan Steve terkapar cedera, team dokter menyatakan dia tewas, tetapi kepala dinas rahasia merasa sayang, lalu dia membentuk team dokter yang hebat, semua tulang Steve diganti dengan kawat elektronik, matanya diganti dengan radar, jantungnya dengan dinamo, biayanya sangat mahal yaitu 6 juta US dollar. Ia mampu mengejar mobil dengan kecepatan 100 km/jam, melompati pagar setinggi 3 meter, dan mata Steve bisa menemukan bom yang tersebunyi dengan berbunyi nu, nu nu…, pendeknya prestasi Steve menjadi sangat berguna untuk dinas rahasia.
Keadaan kita ini seperti Steve Austin, yaitu terkapar tidak berdaya karena dosa, Yesus datang dan menyelamatkan kita, biaya operasi cukup mahal yaitu kita ditebus dengan darah Kristus (1 Petrus 1: 18, 19, kamu telah ditebus dengan darah yang mahal…yaitu darah Kristus). Hasil pembedahan ialah di Galatia 2: 20, Rasul Paulus mengatakan ‘……aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup didalam aku’.
Tujuan penebusan ialah mengabdi kepada Allah.
Tetapi pencuri datang mencuri, sehingga kita berubah, menjadi tidak bergairah dan acuh dengan pekerjaan Tuhan.
Dalam tahun 2001 ini, mari kita mengembalikan apa yang telah tercuri dari diri kita, kita terus berlatih menambahkan iman kita.