Iman

(Faith)

 

 

Pendahuluan

Lukas 18: 8b, “Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi ? “

 

Yesus berkata adakah Ia mendapati  ‘iman’ ?  Jadi bukan ‘materi’, dsb.

 

 

PertanyaanApakah  ‘iman’  itu?

 

I. Definisi  iman  secara umum:

 

1.1.  Iman   adalah  melihat kepada sesuatu yang belum kelihatan.

contoh:  Kejadian 15: 3- 6!

 

1.2. Iman  adalah ditengah- tengah  sesuatu yang tidak mungkin, kita mengatakan mungkin’.

contohBilangan 13: 30 !

 

1.3.  Iman   adalah  percaya kepada sesuatu yang tidak masuk akal.

contoh: I Raja 18: 41!

 

 

II. Definisi  iman yang sesungguhnya:

 

Baca Ibrani 11: 1  (KJV) !

 

Now faith is the substance of things hoped for, the evidence of things not seen.”

(Sekarang, iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat)

 

Jadi dari ayat ini ada tiga kata yang sangat penting mengenai  iman”:

 

1. Sekarang (right now)

“ Now faith is ..........

Iman itu sangat berhubungan dengan waktu. Yaitu waktu ‘sekarang’ (Now faith is). Bukan kemarin atau besok!

 

Illustrasi:  Apabila anda sakit perut berat. Kemudian saudara berdoa untuk supaya Tuhan menyembuhkannya. Setelah selesai berdoa saudara masih merasakan sakit itu. Lalu saudara pikir mungkin Tuhan akan sembuhkan besok. Sebenarnya saudara tidak punya iman. Karena iman tidak berhubungan dengan   waktu besok. Melainkan waktu sekarang. Jadi seharusnya saudara, setelah berdoa, sekalipun masih merasakan sakit, yakin percaya dan mengucap syukur untuk kesembuhan.

 

Baca  Filipi 4: 6;  1Yohones 5: 14- 15     

 

 

2. Dasar (substance)

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan”

Jadi iman mempunyai satu dasar.

 

Pertanyaan: Apakah dasar dari iman itu?

Jawab: Dasar dari iman itu adalah Allah sendiri. Allah sendiri yang mengatakan bahwa Ia mengasihi kita dengan memberikan Yesus, anakNya yang tunggal, kepada kita supaya barang siapa yang percaya kepadaNya tidak akan binasa, melainkan akan beroleh hidup yang kekal. Kemudian Allah sendiri mempunyai kuasa untuk melakukan segala sesuatu yang telah Ia janjikan kepada kita.

 

Jadi dasar dari iman kita adalah kasih dan kuasa Allah itu sendiri.

 

 

3. Bukti  (evidence)

“Iman juga merupakan bukti dari segala sesuatu yang kita tidak lihat”

Jadi iman juga mempunyai bukti.

 

Pertanyaan: Apakah bukti dari iman itu ?

Jawab: Firman Allah!

Roma 10: 17, mengatakan  “Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

 

Jadi iman itu datang,  ketika kita mendengarkan firman Allah. Itulah bukti dari iman kita. Yaitu firman Allah yang datang kepada kita.

 

Illustrasi:

a. Dalam kehidupan sehari- hari

Suatu kali saya datang kepada Ruth dan berkata, ‘Ruth, besok siang kita makan siang di Mac Donald’. Lalu ketika Ruth mendengar perkataan saya itu, maka  ‘segera’ ia berkata (memberi respond), ‘Iyeee, Thank you Papi. Kemudian Ruth berkata kepada adiknya, ‘Grace, papi bilang  besok kita makan siang di Mac Donald’.

 

Pertanyaan: Kenapa Ruth segera atau seketika itu juga bergembira dan langsung berterima kasih kepada saya dan bahkan datang kepada Grace untuk memberitahukan hal itu kepada adiknya?

Jawab: Karena, seketika itu juga, Ruth sudah melihat Mac-Chicken yang akan dinikmatinya besok. Itulah sebabnya ia bergembira dan  berterima kasih kepada saya,  seketika itu juga (right now).

 

Pertanyaan: Kenapa Ruth sudah dapat melihat Mac-Chicken itu, seketika?

Jawab: Karena ia sudah tahu kalau saya ayahnya. Dan setiap kali saya berjanji kepadanya untuk makan Mac Donald, saya selalu tepati. Oleh sebab itu Ruth tahu kalau saya mengasihi dia dan saya punya kuasa untuk membawa dia ke Mac Donald besok.

 

Jadi dasar  dari iman  Ruth adalah saya sendiri:  Ruth tahu kalau saya mengasihi dia dan saya punya kuasa untuk membawa dia ke Mac Donald.

Dan bukti dari iman Ruth adalah perkataan saya:  Ruth dengar sendiri perkataan saya, yang berbunyi  ‘Ruth besok siang kita akan makan di Mac Donald’.

Oleh sebab itu, pada saat Ruth mendengar perkataan saya, untuk mengajak ia makan siang besok ke Mac Donald, maka seketika itu juga (right now) ia bergembira dan berterima kasih kepada saya.

 

b. Kejadian Petrus berjalan diatas air   (Matius 14: 22- 33)

Jelaskan latar belakangnya.

 

Dari kejadian ini kita dapat kembali kepada definisi iman:

 

Pertanyaan: Kenapa Petrus dapat berjalan diatas air?

Jawab: Karena pada waktu itu ia mempunyai iman.

Pertanyaan: Apakah dasar dari iman Petrus?  

Jawab: Dasar dari iman Petrus adalah Tuhan Yesus. Ia tahu bahwa Yesus mengasihi dia dan Yesus mempunyai kuasa untuk membuat ia dapat berjalan diatas air.

 

Pertanyaan: Apakah bukti dari iman Petrus?

Jawab: Bukti dari iman Petrus adalah firman Allah (perkataan Tuhan Yesus), yang mengatakan, “Datanglah”.

 

Pertanyaan: Apa yang telah dilakukan Petrus, setelah Tuhan Yesus mengatakan kepadanya, ‘datanglah’?

Jawab: Petrus segera melangkahkan kakinya keluar dari perahu dan berjalan diatas air.

 

Seandainya pada waktu itu Petrus bertanya terlebih dahulu kepada Yakobus, “Guru menyuruh saya untuk datang kepadaNya. Bagaimana pendapatmu?”  

Pertanyaan: Apakah Petrus dapat berjalan diatas air?

Jawab: Tidak. Karena iman Petrus tidak lagi sekarang atau ‘right now’. (Ingat: iman selalu berhubungan dengan waktu seketika itu juga).

 

Jadi yang menyebabkan Petrus dapat berjalan diatas air adalah imannya yang didasari oleh pribadi Yesus dan disertai dengan bukti yaitu perkataan Yesus (firman Allah) yang ia tanggapi seketika itu juga.

Pertanyaan: Kenapa Petrus sampai tenggelam kedalam air?

 

Alkitab mengatakan, ayat 30, “When he saw the wind, he was afraid and, ......”

 

Pertanyaan: Apakah kita dapat melihat kepada angin?

Jawab: Tidak!

 

Sebenarnya disini penulis mengatakan bahwa Petrus melihat akibat dari angin badai tersebut, yaitu gelombang yang besar.

Jadi ketika Petrus melihat kepada gelombang yang besar, maka ia menjadi takut. Lalu tenggelam kedalam air.

 

Faith and fear can never exist together !

Jadi ketika rasa takut mulai timbul, maka iman bergeser dari dalam diri Petrus.

 

Faktor utama yang membuat Petrus tenggelam kedalam air adalah, karena mata jasmaninya melihat kepada gelombang yang besar. Dan ketika mata jasmaninya melihat kepada gelombang yang besar maka rasa takut timbul sehingga imannya bergeser.

Ingat pristiwa pengutusan kedua belas pengintai (Bil. 13: 1- 33).

 

Burung rajawali satu- satunya jenis burung yang memiliki dua kelopak mata. Kelopak mata yang pertama (yang dikenal ordinary eyelid) itu digunakan ketika ia sedang berada didarat atau tidak terbang (di bukit batu, puncak bukit batu, gunung atau pohon yang tinggi). Tetapi ketika ia sedang diudara maka ia memakai kelopak mata yang kedua (extraordinary eyelid). Hal ini untuk menghindarkan tekanan angin, matahari, dan gangguan dari ranting- ranting pohon, ketika ia sedang menyerang mangsanya.

 

Aplikasi: Orang kristen memilki dua mata: yaitu mata jasmani (ordinary eye) dan kedua adalah mata rohani (extraordinary eye). Baca  2Kor. 4: 18 ,   2 Raja 6: 8- 23!

 

Cara untuk beroleh mata rohani adalah dengan jalan berdoa dan membaca firman Allah.

 

Penglihatan yang tajam

Burung rajawali selalu membuat sarangnya disuatu tempat yang tinggi yang sulit untuk didatangi oleh manusia. Umumnya burung rajawali ini membuat sarangnya dibukit batu, puncak bukit batu, digunung atau diatas pohon yang sangat tinggi (Ay. 39: 29- 32).

Burung rajawali adalah salah satu jenis binatang yang memiliki daya penglihatan yang sangat tajam. Hampir lima kali dari lebih tajam dari pada penglihatan manusia. Mata burung rajawali ini seperti sebuah teropong dengan dua lensa. Dengan demikian ia dapat mengamati/ mendeteksi mangsanya dari sarangnya  dan dari ketinggian ratusan kaki, ketika ia sedang membumbung tinggi diudara. Bahkan seekor tikuspun dapat ia deteksi dari ketinggian ratusan kaki diudara.  

 

Karena burung rajawali ini memiliki penglihatan yang sangat tajam, maka ada dua hal yang memberi keuntungan bagi burung ini:

a. Dari kejauhan (jarak jauh) ia sudah dapat mengetahui badai atau bahaya lain yang akan mengacam dirinya. Burung rajawali tidak lari dari badai melainkan ia dapat terbang melintasi badai.

b. Dari ketinggian diudara (jarak jauh) ia sudah dapat mengamati bangsanya yang dibawa (kelinci, rusa, beruang, ular, tikus, dll.) ataupun disungai dan lautan (ikan- ikan). Ia dapat melihat/ mengamati  daerah yang seluas lima miles.

 

Ketajaman penglihatan dari burung rajawali ini bertumbuh melalui kedewasaan.

 

Aplikasi: Allah mau setiap anakNya bertumbuh menjadi dewasa, supaya mata rohani kita semakin tajam dan dapat mendeteksi situasi yang ada disekitar kita.

 

Dalam hal ini, bukan berarti bahwa apabila kita sedang diperhadapkan dengan masalah maka kita harus menutup kedua mata jasmani kita, supaya tidak melihat kepada masalah kita. Tidak.

 

Ada tiga hal yang perlu kita ketahui dari Matius 14: 22- 33 :

1. Yesus mengetahui apa yang akan terjadi dalam hidup kita (ayat 24- 25)

2. Yesus melindungi orang yang dikasihiNya (ayat 26- 27)

3. Yesus mempunyai kuasa atas alam semesta  (ayat 32)

 

Sikap kita didalam menghadapi persoalan adalah memandang kepada Yesus dan menyerahkan semua masalah kita kepadaNya (1 Petrus 5: 7). Yakin percaya bahwa Dia dapat menangani persoalan kita.

 

 

Konklusi:

 

* Iman yang kecil dapat membawa jiwa kita kesorga, tetapi iman yang besar dapat membawa sorga kedalam jiwa kita *