Dua  Macam  Pemberian

 

 

Pendahuluan.

Manusia pada umumnya suka sekali menerima pemberian. Lihat anak kecil yang dengan suka- cita menerima hadiah mainan yang bagus dari orang tuanya. Ketika sudah  dewasa, pelbagai macam bentuk pemberian dapat kita terima seperti misalnya: hadiah ulang -tahun, bonus akhir tahun, dll.

Alkitab juga memberitahukan kepada kita tentang dua macam pemberian yang dapat diterima manusia.

 

Baca Lukas 11: 11- 13 & Matius 7: 9- 11.

 

Ada dua macam pemberian yang ditawarkan kepada kita:

 

Pemberian Tuhan             Pemberian Iblis

1.  Roti                        Batu

2.  Ikan                        Ular

3.  Telur                       Kalajenking

4.  Roh Kudus                   Roh najis

 

Marilah kita bersama- sama mempelajari tentang dua macam pemberian ini dengan baik, sebab kalau sampai salah menerima, akibatnya akan sangat fatal bagi hidup kita!

 

I.                   Batu atau Roti

Sementara Tuhan menawarkan roti kepada kita, Iblis menawarkan batu. Mana yang kita pilih?

Roti itu lunak sedangkan batu itu keras.

Dengan demikian, roti melambangkan kelembutan hati sedangkan batu melambangkan kekerasan hati.

Iblis senang dengan batu: Waktu Tuhan Yesus selesai dengan puasa 40- hari, Iblis mencobai Yesus dengan menunjukkan batu supaya diubah menjadi roti. Tawaran ini dengan tegas ditolak oleh Yesus.

 

Aplikasi:

Iblis  selalu menawarkan batu itu kepada kita. Dan apabila  kita mau menerima batu itu, akibatnya muncul hati yang keras seperti batu, yang tidak mau menerima teguran Firman Tuhan.

Contoh:

Firaun (Kel. 7: 22, 8: 15, 8: 19, 8: 31, 9: 7)

 

Tetapi sebaliknya, Tuhan menawarkan roti kepada kita, dan apabila kita menerimanya maka hati kita menjadi lembut.

Lembah lembut berarti:

·        Teachable

·        Terbuka untuk ditegur

·        Percaya kepada Tuhan sepenuhnya

 

Jadi, kita harus memilih, roti atau batu?

 

 

II.                Ikan atau Ular

Ikan berenang dengan bebas didalam air. Apabila kita memperhatikan ikan- ikan di dalam aquarium, kelihatannya  ikan- ikan tersebut berenang dengan santai. Tetapi apabila kita mamasukkan tangan untuk menangkap, maka ikan- ikan tersebut akan bergerak dengan lincahnya untuk menghindarinya.

Ular adalah binatang yang bergerak dengan seluruh tubuhnya. Apabila ular menangkap mangsanya, maka ia akan membelit mangsanya itu sampai mati.

 

Dengan demikian, ikan melambangkan kebebasan sedangkan ular melambangkan keterikatan.

 

Aplikasi:

Iblis selalu menawarkan sesuatu yang kelihatannya enak, tetapi setelah itu, menjadi terikat.

Contoh:

·        Estasi

·        Rokok

·        Drug

·        Sex  (percabulan/ porno graphi)

 

Apabila kita menerima tawaran dari Iblis ini, maka hidup kita akan hancur fatal.

Tetapi sebaliknya, Tuhan Yesus menawarkan kebebasan. Ia datang kedunia ini untuk mematahkan belenggu dosa, dan membebaskan kita dari semua keterikatan.

 

Jadi, kita harus memilih, Ikan atau ular?

 

 

III.             Telur atau Kalajengking

Telur adalah salah satu makanan yang mengandung gizi untuk tubuh manusia.

Kalajengking adalah binatang yang memiliki sengat yang mengandung racun yang mematikan.

 

Dengan demikian, telur itu melambangkan kehidupan, sedangkan kalajengking melambangkan penderitaan atau kematian.

 

Aplikasi:

Apabila kita kembali kepada tawaran Iblis yang kedua, yaitu sesuatu yang kelihatannya enak (Sex, drug, rokok, estasi, dll.), tetapi pada akhirnya adalah penderitaan/ kematian.

 

Alkitab mengatakan,

"Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" (Yohanes 10: 10).

 

Jadi, jelas sekali bahwa Iblis selalu menawarkan penderitaan, sedangkan Yesus menawarkan kehidupan, bahkan hidup yang berkelimpahan. Yang mana kita pilih?

 

 

IV.         Roh Kudus atau roh najis

Sementara Tuhan menawarkan Roh Kudus, Iblis menawarkan roh najis.

 

Roh Kudus melambangkan burung merpati, api, angin atau minyak, sedangkan roh najis itu melambangkan katak (Wahyu 16: 13).

 

Burung merpati adalah burung yang tidak memiliki empedu. Empedu itu rasanya pahit. Dengan kata lain, burung merpati adalah lambang dari orang yang tidak hidup dalam kepahitan.

Katak dan babi adalah jenis binatang yang kotor. Dengan kata lain, katak adalah lambang dari orang yang hidup dalam kenajisan.

 

Aplikasi:

Iblis selalu menawarkan hal- hal yang najis.

Contoh:

·        Percabulan

·        Porno graphi

·        Homo dan lesbi

 

Tetapi sebaliknya, Tuhan menawarkan hal- hal yang membawa kesejahteraan/ suka- cita dalam hidup seseorang.

 

Jadi, kita harus memilih, Roh Kudus atau roh najis?

 

Kesimpulan:

Roti, telur dan ikan adalah makanan pokok manusia yang mengandung gizi yang tinggi.

Yesus selalu menawarkan sesuatu kepada kita yang pada akhirnya membawa pertumbuhan bagi rohani kita.