DOA   YABEZ

 

Pendahuluan.

Baca 1 Tawarikh 4: 9- 10 !

 

Yabez adalah keturunan Yehuda, kisah kehidupan Yabez hanya tertulis dalam

1 Tawarikh 4, dan tidak ada diulang di kitab lainnya. Yabez, adalah salah satu ketua suku Yehuda, hidup di-selatan Israel, pada masa Hakim-Hakim.

Kisah Yabez ini sangat unik, dimana kisahnya di-tuliskan sebagai selingan diantara silsilah suku Yehuda, tentu karena ada sesuatu yang menarik dalam diri Yabez, yaitu dengan doanya yang sangat sederhana, tetapi merubah kehidupan dan masa depannya, sehingga dia berkenan dimata Allah dan dia lebih dimuliakan dari saudara-saudaranya.

Pada tahun 2001, Dr. Bruce Wilkinson menulis buku kecil ‘The Prayer of Yabez”, buku ini menjadi buku best seller selama berbulan-bulan dan terjual lebih dari satu juta buku diseluruh dunia.

Biarlah doa Yabez ini menjadi doa kita semua ditahun 2004.

 

Doa Yabez di-bagi menjadi 4 bagian:

 

1.      Yabez memohon supaya  Allah memberkatinya dengan berlimpah-limpah

Nama Yabez diberikan oleh ibunya, berarti ‘kesakitan’. karena ibunya menderita kesakitan, ketika melahirkannya. Kebiasaan orang Yahudi, yang memberikan nama berdasarkan pengalaman masa lalu atau kejadian dimasa depan. Pada zaman Perjanjian Lama ‘nama’ sangat mempengaruhi kehidupan seseorang, seperti Salomo yang berarti damai; Yakub berarti perebut. Yabez dengan nama ‘kesakitan’, tentu saja sangat tidak menguntungkan masa depannya. Tetapi semasa dia bertumbuh menjadi dewasa dia mendengar tentang Allah Israel yang luar biasa, lalu percaya kepada Allah, dan berdoa, sehingga masa depannya diubahkan.

§         Doa Yabez: ‘That you would bless me indeed…’; kata ‘indeed’, disini berarti berkati aku dengan sangat serius, sangat mendesak, dengan hati yang hancur….

§         Kata ‘berkati’  dalam arti sebenarnya adalah memohon  ‘impartasi’  kuasa supranatural.  Jadi,  apabila kita memohon berkat Allah berarti ‘impartasi’ kuasa, mujizat, dan kebaikan Allah yang tidak terbatas. Seperti yang tertulis dikitab Amsal 10:22 : ‘….berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya’.

§         Yabez tidak membatasi Allah dengan berkat tertentu, melainkan sesuai dengan apa yang Allah pandang baik. sesuai dengan kuasaNya dan rencanaNya untuk dia.

 

Kalau kita kembali kepada Kejadian 1:27-28, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan sesuai gambaranNya, lalu Allah memberkati mereka. Yang pertama Tuhan kerjakan setelah menciptakan manusia ialah memberkati mereka. Biasanya yang pertama-tama kita lakukan adalah sesuatu yang penting bagi kita. Bagi Tuhan memberkati manusia adalah penting. Karakter Allah memberkati anak-anakNya, sedangkan sifat manusia ingin diberkati (dipuji, dihargai, diperhatikan, diberi pengakuan), oleh orang dibawah kita (anak-anak, karyawan); orang diatas kita (orang tua, majikan) dan orang sekitar kita.

 

1 Taw. 29:11-12 “…punyaMulah kejayaan, kehormatan, kemasyuran, keagungan……..”

Mat. 7: 7,  “kamu tidak mendapat karena kamu tidak meminta”

Yak. 4: 2,  “kamu tidak memiliki karena kamu tidak berdoa”  

Mungkin kita berpikir bahwa doa minta berkat itu egois, mementingkan diri sendiri, serakah, tidak dewasa. Tetapi disamping itu Tuhan juga mengajarkan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri, artinya seberapa banyak kita mengasihi diri sendiri, sebanyak itu kita bisa mengasihi orang lain.

Seperti di pesawat selalu dikatakan dalam keadaan darurat, akan dilepaskan maske oxygen, bagi orang tua yang bersama anak kecil, orang tua harus memakai maske oxygen terlebih dahulu baru kemudian memakaikannya pada anaknya.

Berdoa minta berkat tidak salah asalkan berkat itu kita salurkan pada orang lain.

 

2.      Yabez memohon supaya Tuhan memperluas wilayah kekuasaannya untuk kemuliaan Tuhan

Doa Yabez : ‘…..dan memperluas daerahku…..’

 

Yabez adalah seorang petani dan penggembala, dia memohon kepada Tuhan supaya daerah- atau wilayahnya diperluas oleh Tuhan, karena Yabez percaya, bahwa dia dilahirkan untuk melakukan lebih dari apa yang ada sekarang ini.

Yabez minta kepada Tuhan tanggung jawab, kesempatan dan pengaruh yang lebih, untuk menjamah lebih banyak kehidupan demi kemuliaan Tuhan.

Kejadian 1:28, Allah memerintahkan untuk ‘bertambah banyak dan berkuasa….’

Tuhan mau agar kita bertambah dalam iman, kemampuan, sumber daya dan pengaruh.

§         Kalau Yabez seorang businessman, tentu dia minta supaya businesnya diperbesar,

§         Kalau dia seorang hamba Tuhan dia tentu minta wilayah pelayanannya diperluas,

§         Kalau dia seorang ibu rumah tangga tentu dia minta agar hubungan keluarganya mempengaruhi keluarga lain memuliakan Tuhan.

 

Tidak salah minta diperluas daerah atau territory kita, asalkan bukan untuk keuntungan diri sendiri, melainkan untuk kerajaan Allah, supaya makin banyak jiwa mengenal Tuhan.

Contoh:

§         Musa, Yakub, Yusuf, Abraham, Rut, Paulus, Maria, mereka ini diperluas keterbatasnya atau daerahnya. Mereka dibawa pada situasi dan langkah-langkah yang tidak dikenal dan tak terduga sebelumnya, menghadapi yang tidak diharapkan.

Dengan jalan itu Tuhan membawa mereka kepada iman yang terlebih besar.

 

Dihadapan Tuhan, keinginan kita + kelemahan kita + kuasa supra natural = daerah yang diperluas, karena daerah/ wilayah kita biasanya ditentukan oleh kemampuan, pengalaman, pendidikan, personality dan penampilan, masa lalu dan pengaruh orang lain.

Cara Tuhan bekerja:

a) mustahil 

b) sulit 

c) sudah dikerjakan.

 

 

 

3.     Yabez mohon supaya Tuhan menyertainya

Yabez minta supaya ‘tangan Tuhan menyertainya’, disebabkan oleh kelemahan dan keterbatasannya.

 

Dalam kehidupan kita, banyak masalah/ kesulitan yang kita alami, sekalipun Allah

sedang bekerja melalui hidup kita. Ingat, berkat Tuhan tidak dapat menggeser masalah dalam hidup kita. Sering kali menimbulkan rasa takut, marah, kecewa dsb.

Disini Yabez berdoa agar tangan Tuhan menyertainya, karena keterbatasannya.

Perhatikan, Yabez tidak berdoa dari semula supaya tangan Tuhan menyertainya, karena selama kita masih bisa mengatasi persoalan yang ada, maka pertolongan Tuhan hanya kita rasakan kecil saja. Tetapi setelah daerah/ wilayah kita diperluas, maka kemampuan kita akan diperbesar, sampai kita merasa tidak mampu lagi, maka kita akan minta pertolongan Tuhan. Tuhan ingin supaya kita bergantung sepenuhnya kepada Dia. Perasaan tidak mampu, menunjukkan kebergantungan kita kepada Tuhan.

 

Rasul Paulus mengatakan bahwa, ’Dengan diri kita sendiri, kita tidak sanggup ………… kesanggupan kami ialah pekerjaan Allah….’ ( 2Kor. 3: 5- 6).

Nabi Hanani mengatakan, bahwa,  ‘Mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia’

(2 Taw. 16: 9).

 

 

4.     Yabez memohon supaya Tuhan menghindarkan dia dari   malapetaka dan kesakitan

“………dan melindungi aku dari malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku.”

Yabez juga minta Tuhan melindunginya dari pencobaan atau kekuasaan Iblis.

 

Kita sudah melihat bahwa berkat dan perluasan daerah adalah karakter Allah.

Namun malapetaka dan kesakitan asing bagi Tuhan. Adam dan Hawa mengenal kesakitan setelah mereka jatuh dalam dosa (Kej.3:16, dengan kesakitan engkau akan melahirkan anak; 17, terkutuklah tanah karena engkau, dengan susah payah engkau akan mencari rejekimu). Kesakitan bukanlah rencana Tuhan, melainkan akibat dosa.

Tidak salah bagi kita untuk berdoa agar kesakitan dijauhkan dari kita, walaupun kita tahu bahwa selama masih didunia ini kesakitan bisa menimpa kita, tetapi jika boleh memilih kita tidak mau mengalami kesakitan.

 

Kesuksesan berasal dari Tuhan Yos.1:7, ‘...jangan menyimpang….agar engkau beruntung..’   Sering kali kesuksesan malah membawa seseorang kepada dosa, sombong (1 Sam.2:3); membual (Ef.2:8, semuanya kasih karunia); melupakan Tuhan (Hak.3:7-8).

Kita perlu berdoa supaya Tuhan melindungi dari:

§         Berbuat kesalahan ketika menghadapi keterbatasan, karena yang kelihatannya baik dan menguntungkan itu sering kali hanya tipu daya Iblis

§         Dosa kesombongan, karena sering kali kita merasa mampu berdasarkan pengalaman, tetapi itu hanya jebakan kesombongan kita

 

Paulus mengatakan bahwa, “senjata kami adalah kuasa Allah yang sanggup meruntuhkan benteng-benteng”  (2 Kor. 10: 4). Melalui darah Kristus kita bisa hidup dalam kemenangan melawan si jahat.

 

Dalam hal ini Yabez memohon supaya Tuhan menghindarkan ia dari segala jenis pencobaan. Oleh sebab itu, kita harus selalu memohon supaya kita dijauhkan dari segala pencobaan. Salah satu isi dari doa Tuhan Yesus adalah ”janganlah membawa kami kedalam  pencobaan , tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat” (Matius 6: 13).

 

Kesakitan itu mahal harganya, baik itu berupa penyakit, hubungan yang retak atau keuangan, mengorbankan waktu, tenaga dan uang kita. Minta Tuhan melindungi kita dari kesakitan, berarti minta waktu, tenaga dan uang untuk melayaninya. Meskipun kita bisa melayani Tuhan dalam waktu mengalami kesakitan dan malapetaka, tetapi pelayanan kita lebih efektif dalam keadaan bebas dari kesakitan

 

Konklusi:

Dengan doa Yabez ini,

§         Tidak salah meminta Tuhan memberkati kita

§         Tidak salah minta Tuhan lebih dan lebih asalkan untuk Kerajaan Allah

§         Tanpa Tuhan kita tidak mampu berbuat apa-apa, bersama Tuhan kita bisa melakukan segala sesuatu

§         Berkat Tuhan jangan membuat kita menganggapnya hal biasa

§         Berkat Tuhan bisa lenyap akibat dosa

§         Lebih baik menghindari pencobaan dari pada menghadapi dan melawannya.

 

Baca Ulangan 28: 2