BERDOA dan BERPUASA
Pendahuluan.
Matius 6:16-18
“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka merubah air mukanya, supaya orang melihat mereka berpuasa.Aku berkata kepadamu: “Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya dilihat oleh Bapamu ditempat tersembunyi. Maka Bapamu yang yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
Kotbah Tuhan Yesus yang terkenal adalah kotbah di bukit. Salah satu topik yang dibahasNya adalah mengenai hal ‘berdoa dan berpuasa’. Yesus mengajar tentang motivasi memberi, berdoa dan berpuasa, bukan untuk pamer supaya mendapat pujian manusia. Karena orang Farisi berpuasa pada hari Senin dan Kamis, yaitu pada hari ada pasar, sehingga orang bisa melihat bahwa mereka berpuasa. Zakariah 7: 5, Tuhan bertanya ‘Ketika kamu berpuasa dan meratap…..adakah kamu berpuasa untuk Aku?.’ Tuhan Yesus mau apabila kita berpuasa maka kita berfokus kepada Tuhan.
Dari pelajaran ini jelas, Yesus menganggap bahwa factor memberi, berdoa dan berpuasa adalah hal yang biasa dilakukan oleh murid-muridNya, karena itu dalam bahasa Inggris, dipakai kata ‘when’, bukan ‘if’. Artinya mereka tidak perlu diberitahu harus berpuasa, tetapi hanya caranya berpuasa. Yesus-pun setelah dibaptis, Ia berpuasa selama 40 hari.
Yesaya 58 menulis tentang cara berpuasa:
I. Mengapa kita berpuasa?
Dalam Matius 6:18, “.. Bapamu ….akan membalasnya kepadamu” (your Father will reward you). Dengan kata lain, kita berpuasa, karena Tuhan memberi upah untuk itu.
Dalam Lukas 4:1, dikatakan, bahwa Yesus setelah dibaptis dan penuh dengan Roh Kudus, lalu dibawa oleh Roh Kudus untuk berpuasa.
Lalu Lukas melanjutkan, dimana, Yesus dengan kuasa Roh Kudus ke Galilea….., setelah berpuasa 40 hari (Lukas 4:14).
1. Berpuasa adalah bagian kehidupan pelayan Tuhan
Yesus berpuasa sebelum melayani. Paulus berpuasa selama 3 hari dengan tidak makan dan minum setelah bertemu Yesus di Damaskus (Kis.9:9), lalu puasa menjadi bagian dari kehidupan Paulus, di 2 Kor.6:3-1, Paulus menulis dirinya sebagai palayan Allah….berjaga-jaga dan berpuasa (ay.5). Sekali lagi ia menulis di 2 Kor.11:27,
Pada mana ia kerapkali berpuasa (ay.27).
Dalam Kisah Rasul 13, 14, jemaat mula-mula berpuasa dalam memilih rasul Paulus dan Barnabas, dan penatua di kota-kota. Jadi berdoa dan berpuasa adalah kunci dari pertumbuhan dan perkembangan gereja mula-mula.
2. Berpuasa berarti merendahkan diri dihadapan Tuhan
Mazmur 35:13,….aku menyiksa diriku dan berpuasa, 69:11… aku meremukkan diriku dengan berpuasa. Kitab Joel 2:12….dengan berpuasa, menangis dan mengaduh.
Berpuasa bisa berarti bertobat dari dosa, kadang dosa tertentu masih mengikat kehidupan orang Kristen, dan dengan jalan berpuasa dan berdoa bisa memutuskan ikatan itu. Atau bisa juga berdoa dan berpuasa untuk suatu bangsa, Daniel berdoa sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung, dan mengaku dosa bangsa Israel dan minta ampun kepada Tuhan (Dan.9:3,4). Bangsa Israel berpuasa (Neh.9:1) ….mereka bersuka ria, karena Tuhan memberikan kesukaan yang besar (12:43).
Dengan berpuasa kita menundukkan tubuh jasmani agar kita tidak dikuasai olehnya.
Puasa bisa merubah manusia dan menyingkirkan penghalang antara manusia dan Roh Kudus, sehingga Ia bisa bekerja dengan leluasa.
3. Mencari kehendak Tuhan dan menerima petunjuk dari Tuhan
4. Puasa untuk mendisiplin diri.
Paulus menulis di 1Korintus 9:27, ‘aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain jangan aku sendiri tertolak.’
Sering kali kita dikuasai oleh rasa lapar dan keinginan untuk makan, dengan belajar menahan lapar, kita belajar untuk menguasai diri dan tidak menjadi budak rasa lapar, dengan demikian belajar menguasai kebiasaan buruk (terlambat, malas). Berpuasa mengurangi keterikatan akan materi. Penguasaan diri membuat kita bisa menentukan prioritas.
5. Puasa mendatangkan pertolongan Tuhan dan kemenangan
6. Berpuasa untuk penggenapan janji Tuhan
Dalam Alkitab selalu ada keseimbangan antara penggenapan janji Tuhan dan keinginan bebas manusia (free- will). Memang penggenapan firman Tuhan melalui nubuatan pasti akan digenapi, tetapi ada kalanya Tuhan mau agar manusia memiliki kemauan yang kuat dan beriman sebagai syarat untuk penggenapan janji itu.
Waktu Daniel baru sampai di Babylon, masih muda, ia berdoa dan berpuasa agar Tuhan menjamah hati Nebukadnesar, orang Israel yang muda mendapat kemurahan dan promosi. Kemudian mendekati akhir hidupnya, doa Daniel membuka jalan untuk pemulihan Israel.
II. Bagaimana kita berpuasa?
Berpuasa berarti tidak makan.
Bagi yang belum biasa, mulai dengan tidak makan sekali atau 2 kali sehari, tetapi harus tetap minum air, manusia paling kuat tidak minum 3 hari, baru kemudian meningkat puasa 1 hari, 2hari dan seterusnya. Ada berbagai macam cara berpuasa.
Untuk puasa lebih dari 2 hari harus dipersiapkan dengan hanya makan sayur dan buah sebelum berpuasa dan sesudahnya dibuka dengan sayur dan buah segar, baru pelan-pelan makan makanan keras.
John dan Charles Wesley berpuasa setiap hari Rabu dan Jumat sampai jam 4 sore.
Selama berpuasa kita harus berdoa, membaca firman, fokus kepada Tuhan, jangan terlalu sibuk bekerja.
III. Apa yang terjadi selama berpuasa?
Waktu berpuasa tentu ada reaksi dari tubuh kita, kita merasa sakit kepala, lapar, karena kebiasaan perut kita minta di-isi. Bila reaksi ini cukup berat, maka harus istirahat.
Selama berpuasa kita harus hati-hati terhadap serangan roh jahat, disamping karena lapar membuat kita cepat marah, selain itu juga iblis mengganggu kita dengan rasa takut, ragu-ragu, kesepian, kehilangan rasa damai, suka-cita. Jangan biarkan perasaan ini menguasaimu.
Ibrani 11:6, “…Barang siapa yang berpaling kapada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”
Contoh doa Puasa.
Presiden Amerika George Washington, James Madison, Abraham Lincoln, mereka mengumumkan doa puasa seluruh Negara, dan Amerika menjadi Negara yang diberkati.
· Raja George II dari England mengumumkan doa puasa selama sehari, ketika England akan diserbu Perancis (1756). John Wesley menulis ‘Humility was turned into national rejoicing’ sebab dengan itu Perancis mengundurkan diri.
· Summer 1876, belalang merusak tanaman petani di Minnesota.Spring ditahun berikutnya sekali lagi banyak belalang menyerbu, ini akan merusak pertanian dan masa depan ribuan keluarga petani didaerah itu. Menanggapi malapetaka ini Governor J.S. Pillsbury mengumumkan doa puasa pada tgl. 26April 1877, setelah 4 hari, tiba-tiba terjadi perubahan cuaca, terjadi seperti debu atau selimut cuaca dingin merusak dan membunuh telur belalang yang sudah menetas siap bergerak. Musim panen berikutnya mereka menikmati hasil panen yang luar biasa. Oleh sebab itu, tgl 26 April 1877 dicatat sebagai hari ‘Tuhan menjawab doa dan puasa umatnya’.
· Omar Cabrera salah satu pemimpin revival di Argentina, memulai dengan 12 orang yang berdoa dan berpuasa setiap minggu dari jumat malam sampai minggu malam, memohon kuasa Tuhan dan gerakan Roh Kudus:
Seorang dokter specialist bedah yang terkenal, menyaksikan, bahwa anaknya yang mengalami masalah jantung, dimana dokter sudah menyerah, mengalami kesembuhan.
Seorang pembantu, membuat majikan wanitanya bertobat dari seorang politikus menjadi hamba Tuhan.
Setelah 1 tahun dari 12 orang menjadi 120 orang. Mereka berdoa untuk menjadi 2000 orang, setiap Rabu mereka belajar unjil Markus dan menggaris bawahi kata-kata, ‘besar’, ‘orang banyak’, setelah 9 bulan mereka berdoa dan berpuasa, bertumbuh menjadi banyak. Omar Cabrera pernah khotbah terus menerus sepanjang 540 malam. Jumlah mereka sekali berkumpul 9.000-15.000 orang dan mengalami banyak mujizat.
Ia tetap berpuasa 2-3 hari seminggu dalam 1 tahun jumlah yang percaya berlipat 1000 kali, tahun 91, jumlah jemaat 90.000 orang.
Konklusi:
Berdoa dan berpuasa untuk gereja, ID youth, pribadi, dan Negara.