Tiga Badai Kehidupan
Pendahuluan.
Baca Ibrani 12: 6 !
Tiga hal sehubungan dengan rencana Allah:
· Rencana Allah lebih mulia, lebih tinggi dari rencana kita
· Rencana Allah berakhir lebih indah daripada rencana kita
· Rencana Allah kadang- kadang lebih sulit/ tidak mudah untuk dijalani.
Didalam Alkitab ada tiga macam badai, yang masing-masing mempunyai tujuan tersendiri:
I. Badai yang bertujuan untuk menguji iman kita (transision atau perpindahan stage)
Baca Markus 4: 35- 41!
contoh:
1.Yusuf (Baca kitab Kejadian 37)
2. Daud (Baca 1, 2 Samuel)
3. Tuhan Yesus (Baca Matius 4: 1)
kesaksian:
II. Badai yang bertujuan untuk pertobatan dari kesalahan kita (transgression)
Baca kitab Yunus !
Aplikasi: Tuhan bisa memakai Setan, binatang, manusia untuk pertobatan seseorang.
contoh:
1. Bileam (Bilangan 22)
kesaksian:
Tidak bayar persepuluhan, mobil ketabrak... akhirnya membayar persepuluhan.
Kitab Wahyu mengatakan: ”Barangsiapa kukasihi, dia kutegor dan kuhajar sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wah. 3: 19).
III. Badai yang terjadi karena Tuhan ingin menyalurkan berkatNya atau mengatakan kuasaNya melalui kita (Transmission)
Baca Kisah Rasul 27 !
contoh:
1. Sadrakh, Mesakh dan Abednego (Daniel 3)
2. Orang buta yang sejak lahir dan disembuhkan (Yohanes 9)
kesaksian:
Heather Whitestone, miss America ke -75 !
Dalam Alkitab sebelum kuasa Allah dinyatakan selalu dimulai dengan masalah.
Ada tiga cara supaya kita, sekalipun didalam menghadapi badai, bisa tetap tinggal di dalam rencana Allah:
Baca 1 Tesalonika 5: 16- 18 !
I. Bersuka-citalah senantiasa
contoh:
II. Tetaplah berdoa
contoh:
III. Mengucap syukur
contoh:
Konklusi: