Away From Home

 

Pendahuluan.

Pada umumnya, sebagian besar orang- orang yang telah mengalami suatu perubahan dalam hidup mereka, yaitu ketika mereka sedang berada jauh dari keluarga (rumah) atau jauh dari tanah air (away from home) atau mereka yang keluar dari rasa kenyamanan (outside the comfort-zone).

Contoh:

·        Nehemia

·        Musa

·        Yakub

·        Yusuf

·        Saulus (alias Paulus)

 

Apa yang terjadi ketika kita jauh dari keluarga kita (rumah) ? Atau Apa yang akan kita alami ketika kita keluar dari rasa kenyamanan  (Comfort- zone)?

 

Ada tiga hal yang pada umumnya kita alami:

·        Kita lebih terbuka untuk berubah ( We are more open to change )

·        Allah selalu berurusan dengan orang yang berada diluar dari rasa-kenyamanan (God deals with men or women outside their comfort-zone)

·        Allah selalu membawa kita keluar dari rasa kenyamanan supaya mendapat perhatian kita (God often takes us outside our comfort-zone to get our attention)

 

I.                  Nehemia

Baca Nehemia 1: 1- 11 !

 

Nehemia:

·        Berada di negeri asing (Persia, di puri Susan)

·        Bekerja sebagai seorang juru minuman (sangat berpengaruh dan pada umumnya kaya-raya)

 

Tiga hal yang Nehemia alami ketika berada di pembuangan (a way from home):

·        Jarak jauh membuat hati seseorang bertumbuh menjadi penuh belas kasihan ( Distance makes the heart grow fonder )………ayat 2- 4

·        Jarak jauh membuat doa seseorang menjadi lebih sungguh- sungguh ( Distance makes prayer grow stronger ) ……ayat 5

·        Nehemia menerima sebuah visi …………ayat 11 &  fasal 2: 4- 5

 

II.               Musa

Baca Keluaran 3: 1- 11 !

 

A.   Karakter Musa ketika ia masih dalam tingkat Junior (belum dewasa):

·        Idealistic (bersandar kepada kemampuan: intellectual, Prince)

·        Sangat percaya diri (aggressive, berani – membunuh orang Mesir)

 

B.    Karakter Musa ketika ia tingkat senior (berada dalam pembuangan):

·        Cynical (synis, pragmatis, realistic- who am I ?)

·        Kehilangan kepercayaan diri  (uncertain)

 

Musa:

·        Berada di negeri asing (tanah Midian)

·        Bekerja sebagai seorang gembala (tidak berpengaruh, karena kambing- domba tersebut milik Yitro, mertuanya)

 

Dua hal yang kita dapat pelajaran dari Musa:

·        Api keluar dari semak duri ( The bush burns) …….. ayat 1- 2

Api dapat menimbulkan motivasi seseorang untuk bertindak

Contoh:

Rumah atau kamar atau kompor terbakar

 

Kita memerlukan api, bukan saja terang (We need fire, not just light). Api yang membuat roh kita menyala-nyala untuk melayani Tuhan (Rom. 12: 11)

 

·        Semak duri itu menyala tetapi tidak terbakar (The bush doesn’t burn up) …………….. ayat 2

Orang yang hanya bersemangat tidak akan tahan lama. Pada umumnya mereka yang hanya bersemangat akan mengalami ‘burn-off’. Kita memerlukan ketekunan bukan saja semangat (we need endurance, not just zeal).

 

Sebuah pepatah mengatakan:

Endurance is not just the ability to bear a hard thing, but to turn it into glory.”

III.           Yakub

Baca Kejadian 32: 22- 32!

 

Ada dua hal yang dialami oleh Yakub ketika berada jauh dari orang tuanya (a way from home):

·        Ketika dalam perjalanan dari rumah orang-tuanya menuju ke rumah pamannya, Yakub bertemu dengan Allah dalam  mimpi (Kejadian 28: 10- 22). Tempat itu disebutnya ‘Betel’

·        Ketika dalam perjalanan kembali dari rumah pamannya menuju ke rumah orang tuanya, Yakub bertemu lagi dengan Allah, kali ini ia bergumul ( Kejadian 32: 22- 32). Tempat itu disebutnya ‘Pniel’

 

Ada tiga hal yang dapat kita pelajari dari Yakub:

·        Banyak masalah yang kita alami berasal dari dalam diri kita sendiri

·        Ada beberapa masalah dimana kita harus berurusan dengan diri kita sendiri (baca Kejadian 32: 24)

Contoh: Yosua, Yesus, dll.

·        Yakub tidak membiarkan Allah pergi, kecuali Allah memberkatinya (ayat 26)

 

IV.            Saulus (Paulus)

Baca Kisah rasul 9: 1- 18 !

 

Saulus:

·        Seorang Farisi yang sangat pinter dalam hukum Taurat dan sangat bengis terhadap orang Kristen.

·        Dalam perjalananya menuju ke Damsyik untuk menangkap orang-orang Kristen.

 

Ada tiga hal yang dapat kita pelajari dari Saul:

·        Saulus meresponi penglihatan tersebut: who You are, Lord?

·        Saulus melihat Yesus, didalam sebuah cahaya

·        Saulus melihat murid-murid Yesus dengan paradigma yang berbeda

 

Konklusi:

Ketika kita jauh dari keluarga atau dari rumah (away from home) atau keluar dari rasa kenyamanan, maka empat hal yang kita perlukan:

·        Visi seperti Nehemia

·        Api seperti Musa

·        Berkat seperti yang diperoleh Yakup

·        Paradigma yang baru seperti yang dialami oleh Paulus

 

Judgemental Statement words:

 

Made in Japan in early 60’s

Made in Japan in early 2000’s

·        Junk

·        Cheap

·        Poor quality

·        Toys

·        Immitation

·        Low Tech

                                                    Paradigm

·        Expensive

·        Modern

·        High quality

·        Innovation

·        High tech

 

Shift