Journaling

142008

Amos

OBSERVATION
  • Amos, sebagai seorang penggembala dan bukan keturunan nabi, diutus oleh Tuhan kepada umat Israel untuk member peringatan akan hukuman Tuhan yang akan datang.
  • Israel terjebak di dalam properity teaching, dimana mereka menganggap bahwa pemberian berkat Tuhan itu adalah dalam bentuk materi/kekayaan.
  • Timbul arogansi, egoism, kemaksiatan, ketidakadilan, dan penindasan orang-orang miskin di Israel
  • Pada akhirnya, kerajaan Assyria menyerbu Israel sebagai penggenapan nubuatan Amos.
APPLICATION
Aplikasi yang sederhana adalah bahwa jika kita dalam keadaan diberkati secara financial, jangan pernah lupa untuk membantu mereka yang kekurangan, meskipun pada akhirnya ada beberapa dari mereka yang akan memanfaatkan kebaikan kita demi keuntungan mereka.
Tapi hal tersebut janganlah sampai mengganggu kita dari membantu orang lain. Karena sudah merupakan tanggung jawab kita untuk membantu mereka yang berkekurangan. Tuhan memiliki simpati yang luar biasa kepada mereka, dan sebagai peniru jejak Yesus, kita sebagai orang Kristen haruslah memiliki sifat yang sama.
212008

Yunus

OBSERVATION
Tokoh cerita Alkitab yang bernama Yunus tidaklah asing lagi bagi kita semua.
Dalam kitab Yunus ini, setiap chapternya bisa di rangkum menjadi satu kata yang mendescribe kehidupan Yunus dan juga kehidupan kita manusa didunia ini.
 
  • Chapter1: Disobedience / ketidaktaatan

  • Yunus melarikan diri dari perintah Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada kota Niniwe atas kejahatan mereka.
  • Chapter2: Repentance / hukuman

  • Ikan besar menelan Yunus dan ia tinggal di dalam didalam perut ikan itu tiga hari tiga malam sampai ia bertobat dan di muntahkan keluar.
  • Chapter3: Preaching / ajaran

  • Yunus menyampaikan seruan Tuhan kepada kota Niniwe dan akhirnya seluruh orang di kota itu bertobat dengan berpuasa.
  • Chapter4: Discontent / ketidakpuasan

  • Yunus marah, menyesal dan merasa usahanya sia-sia karena malapetaka tidak jadi di datangkan di kota Niniwe.
APPLICATION
Taatlah kepada ajaran dan perintah Tuhan. Berilah nasehat kepada mereka yang berbuat dosa dan janganlah iri kepada mereka yang telah diampuni dosanya ataupun marah kepada Tuhan yang memberi pengampunan. Tetapi hendaklah bersukacitalah karena kamu dapat membedakan mana yang baik dan salah.
52008

Habakuk 1

OBSERVATION
Habakuk complaint kenapa Tuhan membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu? Dari balik ini, ternyata Tuhan mempunyai rencana yang manusia tidak ketahui. Manusia biasa buta akan hal itu dan itu menyebabkan keadaan rohani kita guncang. Maka dari itu kita harus mempunyai fondasi rohani yang kuat, dan biasanya kita di timpa masalah itu bukan semata mata Tuhan membenci kita dan tuhan tidak akan tinggal diam.
 
APPLICATION
Dalam kehidupan kita pasti ada masalah, dan masalah itu sering membuat kita marah-marah atau ngomel. Marah wajar kok, tapi jangan sampai kita menyalahkan Tuhan. Tuhan selalu mempunyai rencana yang indah atas kita dan semua itu ada waktunya. Selain itu, bukan berarti kalau kita di timpa masalah kita boleh marah-marah seenaknya karena hal itu juga bisa mempengaruhi iman kita. Yang kita perlukan adalah kesabaran dan cara menghadapi masalah kita yang di dasarkan dengan iman kepada Tuhan. INGAT JAGALAH PONDASI ROHANI KITA!! HATI-HATI GODAAN IBLIS ADA DIMANA MANA!!
122008

Hagai 1-2

Dahulukan kepentingan Tuhan diatas kepentingan pribadi (Hagai 1:4)

OBSERVATION
Kitab Hagai ini menceritakan tentang bagaimana setelah bangsa Israel dibawa pulang ke Jerusalem dari Babylonia oleh Zerubabel. Zerubabel memiliki tujuan bagi bangsa Israel untuk membangun kembali bait Allah. Namun, karena ejekan-ejekan dan cercaan dari orang-orang sekitar, akhirnya pembangunan kembali bait Allah hanya berhenti sampai di bagian foundation-nya saja.

Bangsa Israel kemudian membangun hanya rumah mereka sendiri dan mengesampingkan pembuatan bait Allah. Tuhan murka akan hal ini dan membuat segala apa yang mereka lakukan menjadi tidak berhasil dan sia-sia (Hagai 1:6-10).

Akhirnya Tuhan meminta Hagai untuk bernubuat bagi bangsa Israel agar mereka membangun bait Allah terlebih dahulu agar Tuhan dapat memberkati mereka kembali. (Hagai 2:19)
 

APPLICATION
  • Rebuilding the temple == menjaga hati.

  • Kita dipanggil untuk menjadi terang dan garam dunia. Tapi ternyata kita terlalu sibuk dengan kepentingan kita sendiri (pekerjaan, relationship, karir, etc.) daripada pergi menjadi saksi Iman. Dan kitab Hagai ini mengingatkan kembali agar kita setia dengan pekerjaan Tuhan, maka Tuhan akan menambahkan berkatnya kepada kita.
  • Jika kita melihat aplikasinya dalam scope perjanjian baru, maka bait Allah == tubuh Kristus == gereja == dua-tiga orang yang mengundang Yesus hadir. Untuk meletakkan kehendak Allah menjadi prioritas, maka kita sebagai IPCans harus punya hati untuk misi. Misalnya, instead of pergi jalan-jalan, kita pergi untuk melakukan misi. (Instead of going to Hillsong, maybe next year we can go for a mission or to help people in disaster or 3rd world country).

22008

Kejadian 6


Pada Kejadian 6:2, Alkitab menulis bahwa anak^ Allah mengambil isteri dari anak^ manusia dan Allah murka akan hal itu. Mengapa Allah murka?

Pertama, perlu diketahui bahwa yang dimaksud dengan keturunan anak^ Tuhan adalah keturunan dari Set. Kejadian 4:25-26 menulis bahwa keturunan Set lah yang mulai kembali untuk memanggil nama Tuhan.

Sedangkan yang dimaksud dengan keturunan anak-anak dunia adalah keturunan Kain, yang pada Kejadian 4:16 (lebih jelas dalam versi paraphrase The Message) bahwa Kain pergi menuju No-Man’s-Land jauh meninggalkan kehadiran Tuhan.

Tuhan kemudian berjanji bahwa Roh-Nya akan meninggalkan manusia lebih awal sehingga umur manusia maksimum hanya akan mencapai 120 tahun saja.

Ini adalah bukti bahwa Tuhan sejak pertama kali sudah menentang perkawinan antara penyembah Tuhan dan non-penyembah Tuhan.

232008

Mark 10:27

Jesus was blunt: "No chance at all if you think you can pull it off by yourself. Every chance in the world if you let God do it." (The Message)
Ayat yang diambil dari alkitab hasil paraphrase diatas mengatakan dengan lebih jelas bahwa mustahil bagi manusia untuk melakukan sesuatu hal jika hanya mengandalkan diri sendiri. Kita harus percaya kepada Tuhan bahwa hanya dengan kekuatan dari Dialah kita dapat melakukan segala sesuatu.

Terkadang memang sulit untuk mengenal, terlebih lagi mempercayai Tuhan yang kasat mata. Namun sekali lagi, bukan dengan kemampuan kita, namun kekuatan dari Tuhan-lah yang akan memampukan kita. Yang kita perlukan hanyalah percaya dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.

302008

Kejadian 34

OBSERVATION
Suatu hari Dina, anak gadis Yakub, sedang berjalan seorang diri ketika Sikhem menemuinya. Sikhem kemudian jatuh cinta kepadanya dan memperkosa Dina. Hemor, ayah dari Sikhem, kemudian pergi menghadap Yakub untuk menikahkan kedua anaknya. Sikhem bersedia membayar APAPUN yang diminta keluarganya, asalkan ia dapat menikahi Dinah.

Saudara-saudara Dina hanya menuntut agar Sikhem dan seluruh warga kotanya disunat. Sikhem berhasil mendapatkan perhatian seluruh kota, lalu disunatlah setiap pria di kota tersebut. Bagi Simeon dan Lewi, saudara Dina yang tidak dapat mengampuni Sikhem, kejadian ini menjadi sebuah kesempatan. Pada hari ketiga ketika mereka semua sedang kesakitan, mereka berdua menjajah kota tersebut, membunuh Sikhem dan Hemor, merampas kekayaan kota dan menghabisi seluruh kota.
 

APPLICATION
Saya memandang Sikhem sebagai orang yang memiliki weak identity. Dia melupakan dirinya yang adalah seorang leader, dan dia menyerah sepenuhnya terhadap keinginan dia sendiri, dan dia berkata "APAPUN akan kuberikan agar aku mendapatkan wanita itu".

Dalam kasus ini, Sikhem berubah dari seorang yang tidak disunat, menjadi yang disunat. Seringkali dalam pengalaman saya, saya melihat Christians dengan behavior yang sama, berubah dari seorang Christian menjadi non-Christian. Kita sering berubah menjadi seseorang yang bukan diri kita sendiri, just for the sake untuk mencoba impress other people, dan berharap orang lain akan impressed dengan kita. Tidak akan terjadi! Saya telah melihat banyak Christians yang berkorban, hanya demi mendapatkan apa tidak dapat mereka miliki. Mereka akhirnya stuck, karena perasaan bersalah untuk kembali kepada Tuhan atau pendeta mereka yang sudah dari awal berkata “Tidak boleh!”

Saya pernah berada dalam posisi tersebut. Ada satu saat di mana saya lalai terhadap dance yang merupakan passion saya, karena hari di mana seharusnya ada dance class, was the only time perempuan yang saya ingini would be available for a date. Saya lalai dari kehendak Tuhan yang telah ditetapkan untuk saya. Saya harus kehilangan keduanya. Fortunately, it happened for a good purpose.

Saya belajar dari pengalaman saya, dan saya bersumpah di hadapan Tuhan, “That’s it! Engga akan pernah lagi saya trade passion saya untuk seorang partner!” Bagi saya, kalau orang itu tidak bisa atau tidak mau support kehendak Tuhan dalam hidup saya, tidak ada gunanya saya mempercayai dia sebagai seorang partner hidup. Jadi orang selektif kan ga ada salahnya....

By: Leonardy Cendana